Yogyakarta. Siapa sih yang tidak mengenal Kota Yogyakarta? Ya, Yogyakarta yang dikenal dengan sebutan Kota Pelajar itu menyimpan jutaan budaya dan peninggalan bersejarah. Bagi kalian yang mencintai sejarah dan budaya jawa, maka Yogyakarta adalah kota yang cocok untuk kalian kunjungi. Marilah kita berjelajah ke beberapa tempat yang ada di Yogyakarta yang sudah dikenal hingga mancanegara.
 |
| Gambar : museum sangiran doc pribadi |
Museum Purbakala Sangiran, Sragen, Jawa Tengah. Museum ini memang tidak termasuk wilayah Yogyakarta, lokasinya terletak beberapa kilometer dari Yogyakarta. Namun bagi siapa saja yang sedang berkunjung ke Yogyakarta tempat ini wajib dikunjungi. Museum Sangiran saat ini menjadi sebuah museum megah dengan arsitektur modern. Di sini Anda dapat melihat dari dekat koleksi fosil manusia purba, binatang yang hidup pada masa itu, hingga peralatan yang digunakannya. Museum ini merupakan situs purbakal terlengkap se-Asia Tenggara yang menyumbang macam-macam penemuan fosil untuk dunia. Tempat ini cocok sekali sebagai tempat belajar ilmu arkeologi, geologi.
Yogyakarta juga memiliki candi terbesar se-Indonesia yaitu Candi Prambanan. Candi ini juga dikenal dengan Candi Roro Jonggrang karena kisah Bandung Bondowoso yang mencintai Roro Jonggrang. Di sini kita dapat menonton pertunjukkan tarian kelas dunia yaitu Sendratari Ramayana. Pertunjukan Sendratari Ramayana di Prambanan ini merupakan salah satu tujuan wisata yang unik. Setiap pertunjukan digelar, hampir selalu dipenuhi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Dalam pertunjukan ini tidak ada dialog yang terucap, sehingga penonton harus selalu memperhatikan setiap gerak dari para pemain yang diwujudkan dalam gerakan tari. Selain itu terdapat special efek berupa lampu yang dapat menambah kemegahan pertunjukan ini.
Bagi yang gemar berbelanja atau berburu barang-barang khas jawa maka tempat yang satu ini tidak boleh ditinggalkan. Pasar tradisional Malioboro ini merupakan tempat perbelanjaan legendaris yang letaknya sekitar 800 km dari Keraton Yogyakarta. Bagi wisatawan, tempat ini sangat cocok sebagai tempat membeli cenderamata khas Yogyakarta. Di sini menyediakan berbagai macam souvenir hand made, batik Yogyakarta, makanan khas Yogyakarta, dan berbagai macam souvenir Yogyakarta. Dengan berbelanja di sini para pengunjung juga dapat merasakan sensasi yang berbeda yaitu tawar menawar. Penjual dan pembeli dapat berinteraksi langsung untuk menentukan harga dengan cara tawar menawar yang asik dan kolot namun seru untuk dilihat. Tidak hanya itu, ketika berada di Malioboro, suasana dan budaya masyarakat Yogyakarta akan begitu terasa. Kita akan menemukan orang-orang Yogyakarta yang ramah-ramah. Diasana tersedia alat transportasi Tradisional khas jawa yaitu andong dan becak. Para pengunjung dapat merasakan sensasi naik becak atau delman untuk jalan-jalan mengelilingi Pasar Malioboro dengan tarif yang relatif murah. Andong yang terdapat di Malioboro ini berbeda dengan andong pada umunya. Yang membedakan dari andong di tempat lain yaitu andong di sini memiliki roda empat dan ukurannya sedikit agak panjang dan besar sehingga mampu mengangkut penumpang lebih banyak lagi. Satu lagi, di Malioboro para pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Yogyakarta yaitu gudeg. Dipinggir jalanan Maliobro akan banyak kita temui penjual gudeg. Suasana dipinggir jalan akan menambah kenikmatan untuk makan gudeg.
 |
| Gambar :keseruan bersama temanteman di pantai parangtritis. Dokumen pribadi |
Kita juga dapat menemui ciptaan Maha Kuasa yang luar biasa indah di kota ini, yaitu Pantai Parangtritis, pantai ini selalu menempati peringkat paling atas dalam rating kunjungan wisata pantai dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Yogyakarta, hal ini karena lokasi pantai yang tidak terlalu jauh dari kota sehingga sangat mudah sekali dicapai hanya dalam waktu satu jam saja dari kota. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai, yang biasa disebut gumuk. Pantai ini juga menyediakan ATV serta kereta kuda yang dapat kita nikmati dengan membayar tarif yang sudah ditentukan. Saat senja tiba dan sang raja matahari mulai condong kearah barat, para pemburu sunset mulai ramai berdatangan, kebanyakan mereka ingin bersenang senang sambil menikmati sunset dan ATV, kereta kuda semakin berlalu lalang memanjakan pengunjung yang ingin menikmati suasana pantai. Kereta kuda akan membawa kita ke ujung timur Pantai Parangtritis, tempat gugusan karang begitu indah sehingga tepat dijadikan spot pemotretan para fotografer. Senja yang remang-remang dan bayangan matahari berwarna keemasan di permukaan air membuat hasil jepretan menjadi lebih indah. Bermain air dan pasir dipantai ini juga tidak akan kalah seru. Kita bisa bermain dengan ombak atau bisa juga membuat istana pasir. Pantai Parangtritis terkenal dengan legenda Nyai Roro Kidul. Mitos yang berkembang, Nyai Roro Kidul menyukai benda-benda yang memiliki warna hijau, oleh karena itu bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis Jogja disarankan untuk tidak memakai baju berwarna hijau, karena dikhawatirkan akan ditarik kelaut oleh Nyai. Terlepas dari semua mitos yang ada, para wisatawan pengunjung Pantai Parangtritis hendaknya mempersiapkan diri dan berhati-hati, karena ombak di pantai ini bisa dibilang sangat besar, dan para pengunjung tidak diperkenankan untuk mandi di pantai ini. Wisatawan harus mengikuti peringatan dan aturan penjaga pantai karena selama ini ada korban jiwa yang telah terenggut akibat keganasan ombak pantai.
Itulah beberapa tempat wisata di Yogyakarta yang dapat dijadikan destinatis untuk mengisi liburan bersama keluarga maupun sahabat-sahabat.